23 Desember 2008

ANALISA FUNDAMENTAL

Dasar penganalisaan secara Fundamental adalah informasi/berita (news) yang berasal dari :
1. Instansi Resmi/Pemerintah
2. Media cetak/elektronik
3. Perorangan
Sesuai dengan sumbernya, maka metode Fundamental bersifat subyektif, tergantung derajat kepercayaan Investor/Konsultan kepada sumber berita tersebut. Dasar penganalisaan secara Fundamental adalah informasi/berita (news) yang berasal dari :
1. Instansi Resmi/Pemerintah
2. Media cetak/elektronik
3. Perorangan
Sesuai dengan sumbernya, maka metode Fundamental bersifat subyektif, tergantung derajat kepercayaan Investor/Konsultan kepada sumber berita tersebut.

Sifat berita Fundamental dikelompokan menjadi dua yaitu :
1. Berita Permintaan bersifat Bullish
Bullish berasal dari kata ‘bull’ (sapi jantan); sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar terlihat seolah-olah akan turun, namun sebenarnya akan naik (mirip gerakan sapi jantan menanduk musuhnya, yaitu menanduk, lalu dilemparkan keatas).
Contoh berita bersifat Bullish dari Reuter/media cetak :
- Cuaca buruk/storm/unfavourable,
- 3 – 6 conseccutive (berturut-turut) days up/firmer (menguat)
- Triggered Buying, Bottomside/bottomout , Buying Power, dll
2. Berita Penawaran/Supply bersifat BEARISH
Bearish berasal dari kata ‘bear’ (beruang); sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar terlihat seolah-olah akan naik, namun sebenarnya harga akan turun (mirip gerakan beruang mencengkeram mangsanya, yaitu mengangkat lalu dibanting).
Contoh berita bersifat Bearish dari Reuter/media cetak:
- Cuaca baik/favourable, 3-6 consecutive days down/easier (melemah)
- Lack of Demand (Kekurangan Permintaan)
- Triggered Selling, Topside capped (Puncak sudah tercapai), Harvesting
- Selling Power, Ample of stock (Stok melimpah),dll.

Faktor-faktor yang mempengaruhi analisa secara fundmental
Analisa :
 Ekonomi
 Politik
 Keamanan
Penentu:
 Kecepatan memperoleh informasi
 Sumber informasi
 Pengolahan informasi & Forecasting/ramalan

JENIS-JENIS MARGIN

1.Initial Margin
Deposit awal yang disetor dan dapat dikembalikan yang perlu untuk di simpan sementara oleh pembeli dan penjual dalam clearing house untuk memperoleh sebuah future atau posisi opsi yang baru.
2.Variation Margin
Keuntungan atau kerugian dalam posisi terbuka untuk kontrak future dan kontrak opsi yang dibayar atau dikumpulkan setiap hari.
3.Maintenance Margin
Margin minimum yang harus dijaga oleh investor dalam rekening margin (margin account) pada setiap waktu terkait dengan masing-masing kontrak terbuka.
4.Call Margin
Sebuah permintaan dana tambahan untuk didepositokan dalam margin account untuk memenuhi persyaratan margin karena pergerakan future price yang buruk.

PRAKTEK PERDAGANGAN YANG DILARANG

1.BUCKETING
Adalah jika Pialang/Wakil Pialang di lantai bursa secara langsung atau tidak.langsung mengambil posisi dibalik posisi amanat nasabah yang dilaksanakannya. Untuk rekening pialng itu sendiri atau untuk rekening pihak lain dimana dia mempunyai kepentingan(interest), tanpa melalui transaksi yang terbuka dan bersaing dibursa.
Perusahaan pialang yang melakukan tindakan demikian di luar bursa disebut Bucket Shop.
Hal inilah yang selama ini dilakukan oleh pialang-pialang illegal dimana terlalu banyak masyarakat yang dirugikan oleh tindakan-tindakan tersebut. Kegiatan ini tidak hanya telah menipu para nasabah tapi pada gilirannya akan menurunkan integritas Perdagangan Berjangka karena hilangnya kepercayaan masyarakat kepada Perdagangan Berjangka.

2.TRADING A HEAD OF CUSTOMER
Pialang melakukan transaksi untuk dirinya sendir atau pihak dimana pialang tersebut mempunyai kepentingan terlebih dahulu, transaksi amanat nasabah dibelakangkan. Bagi pialang yang mempunyai amanat nasabah ditangannya dengan kondisi market order atau harga yang sama harus memprioritaskan amanat nasabah.

3.CROSS TRADING
Praktek yang dilakukan pialang dengan mengawinkan amanat beli dari seorang nasabah dengan amanat jual nasabah lainnya, dan melaporkan pelaksanaannya tanpa suatu transaksi yang benar sesuai dengan peraturan bursa.

4.PRE-ARRANGED TRADING
Penjualan atau pembelian yang sudah diatur sebelumnya, kecuali transaksi apa yang dinamakan EFP atau Exchange For Phsycal pertukaran dari transaksi komoditi fisik dengan kontrak berjangka sebagaimana diatur dalam peraturan dan tata tertib di Bursa Berjangka.

5.AMANAT BELI/JUAL SIMULTAN DARI NASABAH YANG SAMA
Anggota bursa tidak boleh menerima amanat jual dan amanat beli dari seorang nasabah untuk kontrak bulan yang sama, untuk komoditas yang sama.

6.WITH HOLDING ORDER
Anggota bursa dilarang memaksa amanat atau menarik amanat yang segera harus ditwarkan dipasar untuk keuntungan sendiri atau untuk memberi kemudahan atau peluang bagi anggota lainnya.

7.WASH TRADING
Transaksi yang menampilkan penjualan dan pembelian teha terjadi akan tetapi sebenarnya dalam kenyataan yang bersangkutan tidak mengambil satu posisi dipasar, jadi adanya transaksi seperti iini biasanya tidak menghasilkan suatu perubahan pada posisi
para pedagang dipasar. Meskipun telah terjadi banyak transaksi dipasar tapi tidak terjadi perubahan kepemilikan kontark atau open interest dari transaksi tersebut adalah NOL.

8.CHURNING
Perdagangan yang berlebihan baik dalam jumlah atau frekuensi biasanya dilakukan pada rekening bebas(discreationaty account) yang rekening diberi kuasa kepada suatu pihak pialang atau predikat untuk melakukan transaksi tanpa melalui perintah pemilik rekening untuk tujuan melipat gandakan komisi tanpa memperhatikan kepentingan nasabah pemilik rekening tersebut. Meskipun kadang tampak nasabah secara sepintas tidak dirugikan tetapi dalam kenyataannya dirugikan dari pembayaran komisi.

Kegiatan-kegiatan manipulasi, percobaan atau usaha-usaha mengarah kepada manipulasi baik secara langsung maupun tidak langsung yang berakibat pada perubahan yang tidak wajar seperti :
• Menyudutkan pasar atau mengontrol suatu jumlah komoditi atau kontrak yang relative dapat memanipulasi harga dalam situasi eksterm menguasai kontrak beli yang akan jatuh tempo melebihi dari jumlah komoditi yang siap diserahkan.
• Membuat, menyebarkan secara langsung atau tidak langsung pernyataan atau laporan palsu/menyesatkan atau laporan yang bersifat fiktif yang dapat menimbulkan gejolak harga.
• Melakukan transaksi fiktif dengan membeli dan menjual kontrak berjangka secara artificial seolah-olah perdagangan sangat aktif untuk mempengaruhi pihak lain dengan menciptakan informasi yang tidak benar atau terjadinya pembentukan harga yang tidak wajar.

KEUNTUNGAN INVESTASI DI PERDAGANGAN BERJANGKA

1. LEVERAGE SYSTEM

Adalah suatu keadaan yang memungkinkan penempatan sejumlah dana yang kecil namun dapat memperoleh keuntungan yang tinggi sebagai akibat perubahan harga suatu komoditi yang menjadi subyek kontrak perdagangan berjangka, demikian pula sebaliknya. Contoh :

Dengan modal U$1.000 maka kita diperbolehkan untuk melaksanakan transaksi 1lot setara U$100.00 di bursa indeks saham atau valuta asing.

2. HIGH RETURN OF INVESTMENT

Dengan adanya leverage system, memungkinkan kita untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi dengan modal yang kecil.

3. LIMITED RISK

Dengan menerapkan risk management & trading strategy maka resiko yang dapat diminimalkan dan dibatasi.

4. HIGH LIQUIDITY

Investor dapat setiap saat melikuidasi posisi terbuka yang dimilikinya selama market open dan investor dapat setiap saat menarik dananya, baik sebagian ataupun keseluruhan dan akan cair dalam waktu T+0 atau maksimal T+1.

5. TWO WAYS OPPORTUNITY

Investor dimungkinkan untuk open position BUY dan menutupnya (liquid) dengan SELL ataupun open position SELL dengan menutupnya (liquid) dengan BUY.

6. BORDERLESS

Investor dapat melakukan transaksi dari manapun diseluruh dunia melalui jaringan internet dengan menggunakan program METATRADER dari PT. Victory Internasional Futures.

7. REAL TIME TRADING

Harga yang diberikan kepada investor baik dengan acuan Reuters, Telerate maupun Metatrader adalah harga real market dunia saat itu.

8. ANYTIME FINANCIAL REPORT

Dengan melakukan online transaksi melalui Metatrader maka investor dapat setiap saat mengetahui kondisi keuangan accountnya.

9. EASY PROCEDURE

Prosedur pembukaan rekening yang sangat mudah sehingga investor dapat dengan segera melakukan transaksinya di perdagangan berjangka.

10. NO TAXATION

11. NO OVERHEAD COST